Sakti terus melangkah mengikuti penjaga itu melalui lorong yang berbelok-belok. Sakti merasa janggal setelah hampir lima menit mengikuti penjaga itu dan melihat bahwa dia dituntun kembali ke pintu utama. "Kenapa kita kembali ke sini?!" tanya Sakti heran. "Sebaiknya kau pulang saja," jawab Penjaga itu. "Kenapa aku disuruh pulang?! Bukankah aku diminta oleh pak Endrawn untuk menemuinya di ruangannya?!" tanya Sakti sembari mengerutkan kedua keningnya menatap penjaga yang menuntunnya tadi. "Sebaiknya kau pulang! Jangan sampai kami berubah pikiran dan benar-benar akan memberi hukuman kepadamu!" sergah salah seorang penjaga yang berdiri di depan pintu utama. "Apa maksud kalian! Kalian masih mengira kalau aku berbohong?!" tanya Sakti kesal. "Tentu saja kau berbohong! Bagaimana mungkin seo

