Bebas dan Terkurung

1004 Kata

Lana menggigit tangan Bara hingga pria itu memekik kencang dan melepaskan tangannya dari mulut Lana. "Sebaiknya kamu menyerah, Mas! Agar hukumanmu tidak semakin berat." Lana kembali berlari ke pintu dan mencoba membukanya. Sayangnya Bara sudah berhasil menyembunyikan kuncinya. Bersamaan dengan itu, di lantai bawah, Mahar beserta dua orang petugas polisi sudah tiba di lobi hotel. "Selamat siang, kami sedang mencari seseorang," ucap petugas polisi bernama Alfred. "Ada apa, Pak?" "Apa ada tamu yang bernama Albarra Pratama?" Petugas resepsionis itu tidak langsung menjawab. Ia bingung apakah harus melaksanakan permintaan Mahar barusan, karena ia tidak boleh memberikan informasi mengenai tamu hotel kepada siapa pun. Beruntung sang manajer hotel ikut bergabung. Setelah mendengar penjela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN