35 // Obsesif

1804 Kata

"Daddy mau pergi?" Seorang gadis muda memeluk manja ayahnya dari arah belakang. "Pasti mau kencan ya??" Pria paruh baya itu serta merta tertawa pelan sembari membalikkan badan untuk berhadapan dengan putrinya. "Jangan mengada-ada, Kendra. Daddy cuma ada janji dengan klien," sahut ayahnya sembari mengecup sayang kening gadis muda itu. "Dan dia laki-laki, by the way. Jadi hilangkan prasangkamu itu, Sweetheart." Kendra pun serta merta memajukan bibirnya cemberut. "Kenapa harus laki-laki sih, Dad? Padahal aku sudah berharap Daddy akan bertemu dengan wanita cantik," cetusnya penuh harap, yang dibalas dengan usapan lembut ayahnya di ubun-ubun gadis itu. "Daddy sudah terlalu tua untuk berkencan, Kendra. Siapa yang mau dengan pria tua yang tak menarik ini?" "No! Siapa bilang Daddy-nya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN