Pasien itu meninggal seketika. Dengan tubuh yang berubah jadi gosong, bahkan seperti mengeluarkan asap. Jeritan histeris menggema memenuhi taman belakang rumah sakit itu. Dari anggota keluarga, juga para pasien lainnya yang ketakutan. Beberapa menangis histeris, ada pula yang pingsan. Hingga membuat petugas medis yang tak seberapa banyak itu kewalahan. Ada yang mengurus pasien yang mengamuk dan menggila, lainnya tergopoh mengurus korban yang terkena sengatan listrik cepat. Petugas rumah sakit itu berlarian, mencoba menolong. Mereka mengerubungi pasien lelaki itu dan menekan dadanya beberapa kali. Berharap belum terlambat, dan nyawanya masih bisa tertolong. Ada pula yang mencoba memberi napas buatan dan menekan hidungnya beberapa kali. Namun, meski semua peralatan dan cara dikerahkan.

