Nai mengambil semua pakaiannya yang berada di dalam lemari, ia memasukkan semuanya dalam kopernya. Berulang kali dia menyeka air matanya yang terus mengalir di pipinya. Siapapun itu pasti akan melakukan hal yang sama saat melihat suaminya sendiri tidur bersama perempuan lain, tapi James malah terkesan membela perempuan murahan itu. Firasatnya memang tidak bisa di bohongi, ketika Nai merasakan ketidaknyamanan di hatinya saat memikirkan James, ternyata memang suaminya benar-benar melakukan hal yang menyakiti hatinya. James kemudian datang ke kamar, dia menghampiri Nai yang sedang mengemasi semau pakaiannya ke dalam koper. James tidak bisa membiarkan Nai pergi begitu saja, karena jika dia membiarkan Nai pergi dengan keadaan emosi, James takut akan terjadi sesuatu dengannya, dia juga takut N

