“Pak, kalau Bapak bertanya sampai kapan istri bapak dirawat, kemungkinan besar jawabannya adalah, ia tak akan pulang. Cepat atau lambat, bayi yang dikandung oleh istri Bapak akan lahir. Ada pasien yang mampu bertahan hanya 1 minggu, ada pula yang mampu bertahan hingga 1 bulan. Pada akhirnya, bayi ini akan lahir. Kontraksi ini sedang meremas janin untuk keluar dari rahim ibunya. Sekarang, tugas anda adalah menyampaikan dengan baik kepada istrimu agar dia tetap semangat.” Gyan melengos mendengar jawaban itu, sungguh bukan jawaban yang ingin dia dengar. Dan harapannya pupus karena sudah dua kali Aruna pendarahan disertai kontraksi yang kuat. Meski keadaannya mulai membaik saat ini dan Aruna terus bertanya kapan ia bisa pulang, tapi mendengar dokter bicara seperti itu membuat Gyan tidak tega

