DUA PULUH ENAM

1788 Kata

Diam-diam Gyan bangun tengah malam setelah berhasil membuat istrinya tidur lebih awal. Pria itu menyelinap ke walk in closet sambil menenteng tas Aruna yang ia ingat berisi buku bergambar ibu dan anak. Gyan sangat berdebar melakukannya, ia tidak pernah sekalipun mencuri-curi seperti ini. Tapi rasa penasarannya mengalahkan itu semua, ia masa bodoh pada privasi Aruna dan apa pun lah yang dilarangnya untuk membuat Gyan tidak tahu soal bayi mereka. Gyan membuka lembar awal buku itu, ada nama Aruna dan tanggal lahirnya tercantum di sana. Di sudut kanan ada kolom berisi sampel darah dan Aruna memiliki darah O rhesus negatif di keterangannya. Gyan membaca lebih ke bawah dan menemukan namanya di sana tertulis sebagai nama suami. Bibirnya gemetar, ada gelenyar aneh masuk ke dadanya. Ia tidak pern

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN