Zara membaca sebuah pesan dan gambar pada ponselnya dan nampak kesal karena pesan tersebut ternyata dari Alan. Sungguh, ia sangat membenci pria tersebut. Meski jika diingat- ingat, dulu dia dan Alan cukup memiliki hubungan yang baik karena ia adalah teman akrab suaminya. “ Kenapa?” tanya Galan sambil mengulurkan sebotol air mineral pada kekasihnya tersebut yang masih menunggu d lobby tempat mereka akan menginap. “ Nggak… Aku hanya baca artikel aja. Aku telepon sebentar ya…” jawab Zara sambil meraih botol minumannya. “ Ya udah. Aku bawa barang- barang kamu ke kamar dulu. Ini kunci kamar kamu.” ujar Galan lalu mengulurkan kartu elektronik kepada wanita yang nampak tidak mood tersebut. “ Makasih ya…” Galan kemudian hanya tersenyum singkat lalu meninggalkan Zara yang kini mulai mencari n

