Seperti biasanya, selama acara berlangsung dan selama Zara berada di atas panggung, Galan selalu memandangnya dengan takjub. Penampilan dan suara Zara memang tak kalah dengan penyanyi- penyanyi terkenal yang tentu bisa disandingkan dengannya. Sayang sekali ia tidak ingin menerima banyak tawaran dan menjadikan ini sebagai profesi tetapnya. Dan tentu semua itu diatur oleh Frans dan juga staffnya yang akan menentukan tawaran mana yang akan mereka terima karena sesungguhnya mereka tidaklah begitu mengejar materi. “ Halo… Selamat malam.” sapa seorang pria pada Galan. Usianya sekitar 30 tahunan. “ Selamat malam.” “ Kamu pengawal pribadi Zara?” “ Benar.” Sang pria kemudian menilik penampilan Galan dari ujung kaki hingga ke ujung rambutnya. Perlakuan yang tak jarang ia dapatkan dari semua o

