“ Galan, nanti sebelum belokan di ujung, ada toko bunga. Mampir sebentar dulu untuk ambil pesanan saya.” ucap Frans pada Galan yang sudah tiga hari mengantarnya ke kantor. “ Baik, pak.” “ Dan jangan lupa nanti malam untuk ikut makan malam dengan kami semua.” “ Makan malam? Ada acara apa, pak?” tanya Galan sambil melirik Frans dari kaca spion yang ada di hadapannya. “ Ulang tahun istri saya. Kali ini dia tidak mau ada acara- acara lainnya. Dia hanya minta makan malam dengan semua orang yang ada di rumah. Juga mengundang Sean dan keluarganya sih…” jelas Frans. “ Padahal saya sudah menyiapkan untuk membuat acara besar seperti biasanya. Ulang tahun Zara bertepatan dengan ulang tahun pernikahan kami.” sambung Frans. “ Oh… Baiklah, pak.” ucap Galan yang dalam hatinya merasa sendu. “ Nah,

