Naura gemas dengan celotehan gadis kecil yang kini sedang duduk diatas pangkuan Bundanya. Sekitar mulutnya belepotan karena makan cookies dengan tak sabaran. Hampir saja gadis kecil itu tersedak karena makan hanya dikunyah sebentar lalu ditelan. Sedangkan mata sipit nya menatap awas ke arah Naura— seolah takut makanannya diminta. Semalam Tasya, anak ketua preman yang menghabisi nyawa Papi Rendra tak mau ikut siapapun selain Bu Siva. Hanya ditinggal sebentar pun langsung menangis histeris. Saat Pak Gio ingin menggendongnya menolak. Malah berlari dan nyaris jatuh dari tangga. Hingga kini Tasya masih menempel pada Bu Siva. Menolak ajakan Naura meski sudah diiming-imingi es krim strawberry. “Kenapa gak mau digendong sama Kakak sih, Dek? Kalau sama Bunda ceriwis banget,” keluh Naura. “B

