Permulaan Ngidam

1435 Kata

Beberapa saat sebelumnya … “Minggir atau aku tendang kamu!” Seru Pak Gio pada besannya. Sementara Pak Restu memasang wajah mengejek— tak mau menggeser sedikitpun tubuhnya. “Lewat saja,” balasnya. “Badanmu seperti gajah. Mana mungkin aku bisa melanjutkan langkah jika kamu menghalangi jalan,” cibir Pak Gio dengan raut kesal. “Badan tinggi, tegap dan kekar seperti ini kamu samakan dengan gajah?! Hhh, selain sudah pikun ternyata penghilatan mu juga berkurang,” jawab sinis Pak Gio tak terima dikatain oleh sang besan. Keduanya terus berdebat dan saling menghina fisik. Sama-sama sudah berumur dan masih menjadi idola para wanita membuat mereka tak ada yang mau mengalah. Pak Gio mengatakan jika dirinya tidak berubah seiring bertambahnya umur. Justru merasa tubuhnya semakin bugar karena makan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN