Sore hari— Dimas mengajak sang istri mampir ke toko cat sebelum berkunjung ke rumah orang tuanya. Hanya sebentar untuk mengambil berkas yang harus ditandatanganinya. Sikap Naura pada para karyawan Dimas tidak berubah meski telah resmi menjadi Nyonya Bagaskara. Masih tetap ramah dan tak lupa membawakan banyak makanan. Tak terkecuali untuk tukang parkir dan penjual bubur ayam. “Sayang, kamu beli apa?” Tanya Dimas saat melihat kedatangan sang istri. “Batagor bandung. Mang Asep sekarang jualan ini kalau buburnya sudah habis,” jawab Naura sembari mengangkat tentengan kresek yang dibawanya. “Tunggu sebentar ya. Aku masih menunggu satu dokumen lagi. Sedang dikerjakan oleh Putra,” kata Dimas. “Santai aja, Ai— aku akan menunggu sambil makan batagor sama teman-teman di luar,” balas Naura. “

