Diarra benar-benar kesal karena dia sama sekali tidak diberikan kesempatan untuk berbicara dia juga merasa lelah perjalanan dari Jakarta ke Surabaya memakan waktu berjam-jam dan kini dia memilih untuk tidur beristirahat di kasur kamarnya. Ibu Diarra masih bingung dengan apa yang sedang terjadi karena suasananya terlihat rumit dan sulit diketahui sedang apa yang terjadi karena ayahnya Diarra juga belum menjelaskan secara detail tapi yang jelas Ibu Diarra melihat wajah Reihan yang tersirat lelah dan juga sedang bingung. "Rehan, sebenarnya ini ada apa kok bisa tiba-tiba semua pada kembali ke Surabaya? Papanya diarahkan juga sebenarnya bekerjanya di Jakarta terus kenapa tiba-tiba ke Surabaya? "Rehan hanya tersenyum tipis mendengar pertanyaan Ibu Diarra dia tidak berani menjawab sepenuhnya kare

