Amanda akhirnya keluar dari kantor Jonas dengan tatapan sendu, sungguh dia tidak memiliki tujuan lain selain kontrakan dia, detik ini Amanda sedang benar-benar bingung dia tidak memiliki tempat untuk dia pulang. Amanda bingung harus bagaimana, dia harus mencari pekerjaan di mana lagi. Satu-satunya pekerjaan yang mau menerima dia saat ini hanyalah perusahaan Jonas, lowongan pekerjaan yang Amanda masukkan belum ada panggilan interview, Amanda sebenarnya merasa bingung, dia sendiri tidak tau harus bagaimana. Dia antara sedih dan bingung. Amanda mengusap air matanya yang berlinang, kini dia duduk di pinggir ranjang, matanya sendu. Dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi, Amanda benar-benar putus asa dia sendiri masih memikirkan tentang bagaimana cara dia bisa mendapatkan uang. Amand

