B2

4965 Kata

“Diarra.. sayang?” panggil Bram mengetuk pintu kamar Diarra “Ya pa” jawab Diarra dengan suara serak “Buka dong pintunya, papa mau masuk” ucap Bram pada Diarra “Nanti ya pa, Diarra mukanya masih jelek” balas Diarra masih malu dengan matanya yang bengkak “Anak papa kan cantik, nggak mungkin keliatan jelek” rayu Bram “Pah, Diarra cuma pengen sendiri dulu” balas Diarra “Tapi kamu kenapa sayang siapa yang bikin kamu nangis?” tanya Bram masih diluar pintu “Bukan siapa siapa kok pa” jawab Diarra “Papa gak suka kamu main rahasia-rahasia gini, kamu bukan anak kecil lagi lo sayang, papa buka ya pintunya” ucap Bram membuka pintu kamar Diarra yang ternyata tak terkunci “Astagfirullah Diarraaa, kenapa gak bilang kalau pintunya gak dikunci??” tanya Bram dengan muka kesal terhadap putrinya “Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN