Baju sudah, skin care sudah, cobek dan panci pun sudah siap. Semua siap dalam satu tas besar, kesannya Raven seperti akan minggat dari rumah mewahnya. "Biii, tolong bantu bawain dong Biii!" ucap Raven kepada pembantunya, Bi Minten. "Iya Nooon, ini bibi naik." Dengan jalan tergesa-gesa pembantunya naik ke atas dan membantu Raven membawa turun dan menaruh tas biru besar dan koper Raven di depan teras. Dia sudah siap untuk dijemput oleh salah satu teman sekelompoknya. Hampir setengah jam Raven menunggu di teras bersama bibi sambil mabar PUBG. Raven adalah gadis tomboy, wajah dan tubuhnya cantik dan body goals sebenarnya dia tidak pintar merawat tubuh, hanya bermodal skincare dari mamanya yang dokter kecantikan, dan dia juga suka berolahraga basket, jadi tanpa disengaja dia memilik wajah

