Perdebatan kemarin yang belum usai membuat Diarra kesal, dia sedari tadi diam saja saat makan, namun Rehan dengan ayah Diarra saling berbincang.
"Dir, nanti sampai Surabaya, langsung saja pertemuan keluarga, terus seminggu lagi kamu menikah dengan Rehan."
Diarra memilih bungkam, enggan menjawab apapun. Pacar virtualnya masih menghantuinya. Pikirannya kacau saat ini, bimbang harus bersikap bagaimana. Hanya karena masalah salah paham, kenapa dia harus menikah dengan Rehan?
Diarra merasa ini tidak masuk akal, namun dia tidak mau memperpanjang masalah, apalagi berdebat dengan ayahnya.
Dia akhirnya memilih untuk diam, enggan menjawab apapun, sedangkan Rehan tau, sebenarnya Diarra sudah tidak memiliki rasa dengannya. Namun Rehan tidak mau menyerah, justru ini kesempatan yang bagus untuknya karena jika dia menikahi Diarra, itu artinya dia akan membangun cinta lama yang telah pudar.
Rehan masih menyukai Diarra, sejak dulu dia tidak pernah berpikir untuk berubah, dia masih menyukai gadis itu, namun kini entah bagaimana takdir mendukungnya, takdir membuat dia lebih dekat dengan Diarra.
Makan bersama telah usai, Amanda akhirnya keluar dari kantor Jonas dengan tatapan sendu, sungguh dia tidak memiliki tujuan lain selain kontrakan dia, detik ini Amanda sedang benar-benar bingung dia tidak memiliki tempat untuk dia pulang. Amanda bingung harus bagaimana, dia harus mencari pekerjaan di mana lagi. Satu-satunya pekerjaan yang mau menerima dia saat ini hanyalah perusahaan Jonas, lowongan pekerjaan yang Amanda masukkan belum ada panggilan interview, Amanda sebenarnya merasa bingung, dia sendiri tidak tau harus bagaimana. Dia antara sedih dan bingung.
Amanda mengusap air matanya yang berlinang, kini dia duduk di pinggir ranjang, matanya sendu. Dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana lagi, Amanda benar-benar putus asa dia sendiri masih memikirkan tentang bagaimana cara dia bisa mendapatkan uang. Amanda lalu mencoba membuka laptopnya lagi, dia mencari pekerjaan yang lain. Dia harus bertahan hidup, jika tidak, bagaimana lagi dia bisa menjalani hidup yang sulit ini.
Tak lama Amanda mendengar seseorang mengetuk pintu rumahnya, dia yakin itu pasti lelah temannya tidak lalu masuk ke dalam dan menyambut Amanda dengan tatapan sedih . Lela baru saja tahu jika Amanda dipecat oleh Jonas, Amanda sebenarnya tidak menyangka jika Jonas tega untuk memecat dia . padahal Jonas sendiri itu tahu keadaan Amanda. Amanda sama sekali tidak memiliki pilihan hidup yang lainnya, dia harus mencari pekerjaan untuk saat ini.
"Lela, udah jangan nangis aku nggak papa kok titip aku akan cari pekerjaan lainnya. "Amanda mengucapkan dengan tersenyum, dia mencoba untuk menghibur Lela . sedangkan Lela sendiri, dia tidak tega melihat temannya yang terpuruk seperti ini. Lalu duduk di pinggir sofa ranjang, dia berpikir untuk bagaimana memberikan Amanda pekerjaan.
LAPTOB
Mereka berdua lalu menuju ke minimarket dan Amanda langsung menaruh surat lamarannya. Kebetulan sekali yang menerima adalah pemilik minimarket itu sendiri . minimarket yang ada disitu sangat sederhana tapi juga sangat ramai pengunjung, Oleh karena itu pemilik minimarket itu membutuhkan pegawai yang bisa membantunya saat ini juga. "Mbak, apa Mbak bener-bener mau bekerja di sini? Saya hanya butuh pegawai yang jujur, rajin dan sabar menghadapi customer." Amanda tersenyum dan mengangguk menatap pemilik toko itu. "Iya Pak, Saya benar-benar membutuhkan pekerjaan ini, saya harus membayar sewa bulanan kontrakan rumah dan saya juga membutuhkan uang untuk biaya hidup saya, kalau bapak memperbolehkan Saya bekerja di sini, Saya sangat senang Pak. " Amanda mengucapkan dengan tatapan memelas, dia benar-benar berharap pemilik minimarket itu mau memperkerjakan dirinya. Untuk sementara waktu Amanda akan melakukan pekerjaan apapun demi mempertahankan hidupnya karena dia sendiri hidup Sebatang Kara tidak bisa menumpang pada siapapun . sejak dulu semenjak kecil Amanda selalu hidup sendirian, orang tuanya yang pergi meninggalkan dia terlebih dulu membuat Amanda menjadi sosok perempuan yang tangguh, dia tidak malu untuk melakukan pekerjaan apapun asalkan pekerjaan itu adalah pekerjaan yang halal." Oh ya Kalau begitu baiklah Mbak, Mbak bisa mulai bekerja mulai besok ya mbak, datang lagi ke sini jam 8 ya. Toko mulai buka jam delapan . sebenarnya menjaga toko ini sangat mudah, mbak hanya bertugas untuk menata produk baru yang datang dan meninjau produk-produk yang sudah expired lalu menjaga kasir juga . untuk soal kebersihan Mbak cukup menyapu dan mengepel bagian yang benar-benar kotor kemudian jam 12 siang Mbak istirahat, jam 3 sore juga istirahat sampai jam 4. Jadi di pekerjaan ini tidak terlalu sulit tapi dibutuhkan karyawan yang benar-benar hati-hati . nanti kalau sudah ada orang yang melamar lagi, saya akan rekrut satu orang lagi. Saya mencari 1 laki-laki lagi untuk bisa membantu Mbak Di Sini. "Pemilik toko itu sangat baik, bahkan saat pertama kali melihatnya saja Amanda sudah dibuat kagum, kebaikan hatinya langsung menerima anda untuk menjadi pegawai toko di sini."Terima kasih ya ya Bapak Syahrul, saya saya sangat berterima kasih Bapak sudah mau memperkerjakan saya disini, jadi Saya harap bapak mau mengajari saya dan mau memperkerjakan saya dengan baik. " pemilik toko yang bernama Syahrul itu tersenyum dan menjabat tangan Amanda, dia senang akhirnya dia mendapatkan pegawai baru dan sepertinya Amanda juga gadis yang sopan dan jujur. Amanda lalu pamit pulang dengan wajah sumringah, akhirnya dia mendapat pekerjaan baru setelah dipecat oleh Jones.
Lele ikut senang karena Amanda sudah mendapatkan pekerjaan barunya, dia senang sekali mendengar Amanda yang bisa bekerja di toko itu. Walau hanya menjadi pegawai toko yang kasih Nya pas-pasan, setidaknya Amanda Memiliki pekerjaan yang menghasilkan uang lelah malam ini akan menginap di rumah Amanda untuk menemani Amanda. "Ya ampun senang banget Rasanya udah dapat pekerjaan baru lagi, untung aja bapak itu baik mau nerima aku jadi pegawai di tokonya, kalau nggak gimana coba hidupku, aku nggak bisa ngelakuin apa-apa lagi selain bapak itu ya walaupun cuma jaga toko Tapi aku harap bisa berjalan lancar dan kinerja aku disukai oleh Bapak Sahrul. "Lelah mengangguk tersenyum menatap Amanda, dia juga ikut senang karena Amanda sudah mendapatkan pekerjaan baru. Malam ini Amanda bisa tidur dengan tenang, akhirnya nya dia bisa sa memiliki uang sendiri tanpa harus merepotkan orang lain.
Amanda Masih kepikiran seorang gadis tadi yang melihat kontrakannya, Entah kenapa Amanda menjadi takut jika suatu saat dia akan diusir dan terganti oleh orang lain, Amanda takut jika dia nantinya tidak memiliki tempat tinggal lagi karena dia melihat wanita itu juga sepertinya mencari rumah untuk ditinggali. "Lala, kamu tadi inginkan perempuan yang tanya soal rumah ini?" Lelah menguap, dia membaringkan tubuhnya menatap Amanda sembari memeluk guling. "Iya, kayaknya perempuan yang tadi itu lagi cari rumah ya?" Amanda menghela napas makoma kalau saja kontrakan dia tidak bisa dia bayar, dia pasti akan diusir dari rumah ini. " Iya, maka dari itu aku harus cepetan bayar kontrakan ini biar aku nggak diusir sama pemiliknya, Aduh rasanya nggak enak banget ya tinggal di kontrakan, nggak tinggal di rumah sendiri bikin aku jadi pusing, Andai aja apartemen lama punya orang tuaku itu tetap masih bisa dipakai, aku pasti nggak kesulitan cari rumah sendiri. "Lala mengusap kepala Amanda dan memeluknya, Dia kasihan melihat sahabatnya yang sedih terus menerus, lelah sendiri masih memiliki orang tua dan dia tahu rasanya Amanda yang ditinggal orang tuanya pergi pasti sulit bagi anda untuk hidup sendiri di dunia ini.
"Udah ya Amanda, Kamu jangan sedih . besok kalau udah mulai bekerja, jadi jangan sedih lagi . aku yakin kamu pasti bisa kok melewati semua aku aku akan menemani kamu sampai seterusnya, Jangan pernah merasa sendirian . aku ada kok buat kamu. "