"Heran, kenapa kamu masih menolak tawaranku?" Suara berat milik Alex membelai telinga Samantha. Menyadarkannya dari pikirannya sendiri. Dibuangnya nafas berat sebelum menjawab, "Kamu tahu dengan baik alasanku, Lex." "Tapi ini sudah setahun, Sam. Sudah satu tahun," ulang Alex dengan nada kesal. "Aku masih ingin sendiri," ralatnya. Alex mendengus kencang. "Mau sampai kapan kamu mengharapkan laki-laki yang tidak mencintaimu itu?" Samantha melirik Alex sinis. Tidak suka dengan nada dalam ucapan Alex seakan-akan dia sangat berbeda dengan Adam. Padahal kenyataannya mereka hampir sama! "Siapa bilang aku mengharapkannya? Aku berkata jika aku masih ingin sendiri. Menikah berada dalam urutan terakhir dalam hidupku saat ini," elak Samantha. "Masih ingin sendiri atau masih mencintai laki-laki

