Bab 24 - Bolehkah

980 Kata

Bee Baru saja aku meninggalkan Lia yang merengek ingin ikut denganku saat akan meninggalkannya. Sejujurnya aku juga masih ingin berlama-lama dengan putri yang sudah lebih dari 2 tahun tidak bertemu. Rasanya satu minggu selalu menungguinya sejak pagi hingga waktu pulang sekolah pun tidak cukup. Namun aku sadar, sejak aku meragukan anakku di dalam kandungan Rose dulu sebenarnya aku sudah kehilangan hak menjadi Papa untuknya. Penyesalan itu baru datang ketika aku benar-benar telah kehilangan dua orang yang sangat kusayangi ini. Bahkan aku rasa sebenarnya sudah lama aku mencintainya. Rasa ingin melindungi yang selalu muncul padanya dulu, yang kukira adalah perhatian karena dirinya yang susah bergaul, sepertinya salah kuartikan. Aku mencintainya, karena itu ingin melindunginya. Namun semua s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN