Anne berada dua langkah di depan Dave. Membuka sepatu, berganti sandal rumah, lalu menaruh tas di laci ruang tengah. Selanjutnya Anne menjatuhkan diri di sofa milik Dave. Pemilik rumah hanya memperhatikan tingkah Anne dengan rasa heran. Dia mengikuti gerakan Anne kecuali langsung duduk karena dia harus mengambil minuman dingin dahulu. Jas yang ia kenakan telah tersampir di kursi ruang makan. “Ada apa denganmu?”, tanya Dave. Anne tak menoleh dan hanya menggelengkan kepala. “............................”, Anne tak bersuara. Dave mendekat dan berdiri di depan Anne. “Sejak pesta hampir berakhir, kau mendiamkanku. Di mobil, dan juga saat ini, di rumahku. Ada masalah? Bicaralah.”, pinta Dave. Anne beringsut membenarkan posisi duduknya. “Aku hanya ingin memastikan kau baik-baik saja sesa

