PART 22

1069 Kata

Acara pernikahan Gilang dan Uni sangat sakral dan berkesan. Tak banyak tamu datang, namun kemasan pesta tetap meriah. Semua yang hadir memberikan senyum dan tawa tulusnya selama acara. Hal itu membuat Anne lega, bagaimanapun ini semua berada di bawah tanggungjawabnya. Anne mengambil posisi duduk di satu kursi sambil melihat keriuhan para tamu undangan yang tengah berdansa ria. Tanpa aba-aba, seseorang menjatuhkan diri untuk bergabung di kursi sebelah Anne. "Melamun, gadis manis?", tanya Melan. Anne terkejut dan menoleh ke sumber suara. "Oh... kau mengejutkanku, Mel." "Aku lelah dengan heels ini, aku butuh duduk sejenak. Lihatlah, Deri tak berhenti berdansa sementara aku bisa pingsan disana." Melan melepas sepatu yang ia kenakan lalu duduk santai dengan menyilangkan kakinya. "Kau bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN