Satu jam Dave tertidur di pangkuan Anne. Selama itu Anne hanya memperhatikan Dave dalam diam. Anne menarik satu tangannya dari puncak kepala Dave sementara satu lagi masih digenggam oleh tangan Dave. Dia meraih ponsel dari dalam tas yang tergeletak tak jauh dari tubuhnya. Anne memesan makanan. Dia sangat yakin jika lelaki itu tak memasukkan makanan apapun ke tubuhnya. Garis wajah Dave memaksa Anne untuk memandangnya lebih lama. Dave yang sekarang semakin tak tertebak, dan dia sedang rapuh. Tak lama, makanan datang. Anne mengangkat telepon dari pengantar dengan suara lirih. 'Saya pakai e-payment. Tolong letakkan itu di meja teras. Terimakasih.' Perlahan Anne menggoyang pipi Dave untuk membangunkannya. "Dave... bangunlah." "..........." Dave tak membalas, hanya mengeratkan gigi dan m

