Epilog

461 Kata

Untuk pertama kalinya, Freya menemui anak yang telah dilahirkannya tiga hari yang lalu. Meski tubuhnya masih terasa lemas dan harus menggunakan kursi roda, tapi tak menyurutkan semangat gadis itu untuk melihat anak-anaknya pertama kali. Rasanya ia tidak pernah seantusias ini. Rasa haru pun kembali membuncah begitu melihat anak-anak yang menggemaskan dalam ruang incubator. Bayi merah dan mungil didalam sana terlihat begitu rapuh. Seorang perawat membantu Freya menggendong kedua anak mereka dan membawanya ke dalam pelukan. Hangat. Mungkin kedua bayi itu merasakan kehadiran Ibunya sehingga mereka tampak sangat nyaman. Pelukan yang mungkin mereka nanti-nantikan selama tiga hari ini. “Kamu sudah memberi nama anak kita?” tanya Freya pada Ezra. Ezra mengangguk dengan antusias. “Oh ya?” “Na

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN