Tak seperti biasa, kali ini Angga tidak membawa Gisa pergi ke kantornya. Ia ingin Gisa tinggal di mansionnya untuk hari ini saja. "Hari ini kamu di rumah saja, ya." ujar Angga. Ia sudah selesai mandi dan menggunakan jas kantornya. Padahal ini masih jam 6 pagi. Bahkan matahari belum memperlihatkan dirinya, tapi Angga sudah rapi dan bersiap untuk berangkat. "Tumben? Hari ini ada apa? Apa ada pertemuan penting?" Gisa bingung melihat sikap Angga yang seketika berubah. Sebelumnya ia bahkan tidak membiarkan Gisa hilang dari pandangannya dalam waktu singkat. Tapi sekarang malah ia yang membuat Gisa hilang dari pandangannya. "Aku ada urusan penting hari ini. Jadi kamu di rumah saja. Kalau pun kamu bosan, jangan keluar mansion, oke?" peringat Angga. Gisa merasa ada yang mengganjal. Kenapa Angga

