Ketika ketidak nyamanan kembali mencuat dalam diriku dan disaat itulah aku memutuskan untuk berhenti,berhenti memperjuangkanmu dan berhenti mengharapkanmu. Kau tidak lain adalah bayangan semu yang tidak pernah bisa ku gapai entah kenapa,setelah aku berfikir berminggu-minggu untuk melupakanmu kini kau hadir kembali dihadapanku,dengan senyum menggodamu dan tentunya kau masih sama,kau adalah penakluk hatiku,hingga hatiku terasa perih saat mati-matian aku mendorongmu jauh dari hatiku. Kini kau kembali hadir menaklukkan hatiku. Ya tuhan...apa ini karma..?atau takdir.. Dimana karma yang harus aku bayar atas semua kejahatanku... Atau ini takdir..takdir yang membuatku mengingat kembali cinta pertamaku... Entahlah.. “isabel...bagiaman menurutmu..?”pertanyaan paman rey membuyarkan lamunank

