William clark edmond Zack menyikutku saat melihat siapa yang bertanggung jawab atas kerja sama mall yang kini aku pegang kendali,persetan dengan semua masalah,dan persetan dengan kekuasaan scot yang aku inginkan hanya dia,wanita yang selalu aku remehkan dan aku buang jauh. Mataku seakan susah berkedip saat melihat betapa anggunnya isabel,dengan memakai setelan jas kerja dipadu dengan hils yang begita tampak mewah saat kaki jenjangnya mengenakannya. Dia berubah dan dia lebih terlihag anggun,tidak seperti isabel yang beberapa minggu lalu,isabel yang selalu merengek dan menyusahkanku. Tatapannya yang tajam dan cara dia berbicara benar-benar terlihat berkelas dan berpendidikan. “hapus air liurmu will...” Zack tersenyum miring melihatku yang tidak berkedip saat melihat isabel yang b

