42. Penggoda

2104 Kata

"Sayang kamu di mana?" tanya Abi dari ujung telepon. Dan ia masih sibuk di balik meja kerjanya dengan setumpuk pekerjaan. "Em..., tadi aku baru saja selesai beresin barang, terus habis itu ke lapangan sebentar. Kenapa?" "Jangan ke mana-mana nanti aku jemput kamu." Zoya tak jadi mengatakan bahwa dia sudah ada di depan gedung perusahaan Abi. Dia akan memberikan kejutan pada Abi dengan membawakannya makan siang yang dia beli. "Oke. Bye..." "Bye honey." Tak lama setelah Abi menutup telepon, pintu ruangannya diketuk. "Masuk," katanya saat mendengar pintu diketuk. Sesaat kemudian ia melihat Safira yang masuk, ia memperhatikan dandanan dan cara berjalan sekretarisnya. Untuk ukuran wanita matang, Safira memang sangat ideal dan juga seksi. Tapi demi Tuhan ia tidak pernah tertarik pada gadis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN