Chapter 31

1588 Kata

Billy diam, hatinya remuk sungguh dia merasakan sakit yang mendalam melihat apa yang tengah terjadi. Dia berdiri di balik pintu menyaksikan Devan yang tengah mencium mesra wanita yang di cintainya.  Memang ini salahnya, namun sungguh ia masih berusaha keras untuk kembali bersama Valen.  Semua sudah terjadi, apapun keputusan Valen dimasa kini adalah hukuman yang pantas untuknya.  ❄❄❄❄ Suara perbincangan dan juga hiruk pikuk dalam rumah mengawali pagi yang begitu cerah, Valen menyingkap selimutnya dan segera membersihkan diri.  Tok tok tok Valen segera mengakhiri mandinya ketika mendengar ketukan pintu, ia segera berbenah dan membukakan pintu. Ditatapnya gadis mungil menggunakan gaun santai berwarna putih bermotif bunga , rambutnya dicepol tinggi membuat gadis kecil itu semakin imut di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN