Chapter 25

1656 Kata

"Hey ayolah queen jangan bersikap seperti anak kecil, bagaimana dengan sekolah? Mika? Kau juga harus memikirkan bocah itu bukan?." Gadis berambut blonde itu mencoba untuk membujuk agar mereka tidak pergi ke negara Romantis itu.  "Pilihanmu." Jawabannya terkesan tidak memberikan pilihan namun mengharuskan, Zeesya menatap gusar ia menghela nafas. "Ayolah apa sulitnya kau hanya tinggal membunuh wanita ular itu beserta dayang dayangnya kemudian Devan akan menjadi milikmu kembali, tindakan yang tepat bukan?." Zeesya masih berupaya membujuk Valen, namun Valen tidak bergeming sama sekali.  "Kubilang pilihanmu." Kali ini ucapannya begitu dingin, Zeesya meremang seketika mendengar penekanan dalam kalimat Valen.  "Baiklah baiklah aku akan ikut." Pasrahnya tanpa ingin menyanggah lagi, Zeesya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN