26. Berpetualang Bertiga

1278 Kata

Rachel terbelalak. "Kalian mau berangkat sekarang? Tapi sebentar lagi jam makan siang, dan pekerjaan Mama juga belum selesai." Ia menunjuk laporan keuangan di hadapannya. Tiba-tiba saja, Sky terkikik. "Tentu saja kita makan siang dulu, Mama. Aku juga sudah lapar. Otakku sudah bekerja keras hari ini. Karena itu, aku meminta Paman Ed untuk membungkus makan siang kita." Rachel mengikuti arah telunjuk putrinya. Edmund sedang berdiri di dekat pintu, tersenyum dengan kedua tangan memegangi tali ranselnya. "Kami juga membawa bekal untuk berjaga-jaga. Sky takut dia lapar lagi dalam perjalanan," imbuh sang pria. "Bekal?" Rachel spontan menaikkan nada bicara. "Ya, Mama. Paman Ed membuat roti lapis isi tumis rotan! Aku sempat mencobanya tadi. Rasanya aneh, tapi masih bisa dimakan. Dia bilang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN