"Paman Ed, aku sudah selesai mandi. Paman Ed!" panggil Sky sembari melompat keluar dari kamar. Sambil membawa sisir, Rachel berlari mengejar. "Sayang, tunggu dulu. Mama belum menyisir rambutmu." Namun, ketika Rachel melewati ruang tengah, langkahnya terhenti. Hunter meruncingkan telunjuk seolah ingin menanyakan sesuatu. Ia terpaksa mengubah arah. "Ada apa, Tuan Green?" "Aku mendapat kabar dari BKSDA tentang seorang warga yang memelihara owa. Jadi hari ini, aku harus pergi menemui mereka dan menjemput owa malang itu. Mungkin aku baru kembali besok. Apakah kau keberatan jika kutinggal?" Rachel berkedip datar. Ia heran, sejak kapan Hunter membutuhkan izin darinya untuk meninggalkan hutan. "Tidak apa-apa, Tuan Green. Kau pergi saja." Namun, Hunter masih mengernyitkan dahi. "Kau yakin

