Perayaan masih terus berlangsung, Ririn masih sibuk untuk menyambut para tamu yang datang, senyum bahagia tak lepas dari bibir nya, menunjukkan kebanggaan nya kepada semua orang. Vika, kinanti dan Linda juga hadir di sana, mereka sibuk mengurus semua makanan, dan souvenir yang di sediakan. Asri, dan keluarganya juga sudah datang untuk menikmati rangkaian acara yang ada, mereka memang datang hanya sebagai tamu, duduk tenang tanpa memikirkan bagaimana Vika, kinanti dan linda sibuk kesana kemari untuk menjamin semuanya berjalan dengan lancar. “ma, kita pulang saja, aku malas di sini, mau ke mall, nonton bioskop dan juga mau ke salon.” Rengekan andina, putri semata wayang dari andika dan asri. “kamu memang tidak akan bisa seperti Ririn, dia saat seumuran kamu sedang di singapura untuk me

