Menangis, mungkin adalah cara sebagian wanita untuk menumpahkan semua rasa sakit yang ada di dalam hatinya, dengan menangis akan ada rasa kepuasaan sendiri, hingga merasa lelah sendiri dengan keadaan dan hanya bisa bersabar denga keadaan nya. Lelah menangis bersama Nindi, akhirnya sedikit rasa lega ada dalam hati Ririn,meskipun tidak sama sekali mengurangi rasa sakit yang ada di hati nya, dengan sabarnya Nindi mendengarkan semua kesedihan Ririn, dia memberikan nasehat dan juga menguatkan Ririn agar tegar dengan keputusan yang sudah di ambil nya. “Aku kuat mbak, ini demi Bastian, agar dia bisa memiliki anak darah daging nya sendiri, aku yang tidak berguna mbak, tidak bisa memberikan anak untuk suami ku.” Ririn menguatkan dirinya, agar dia bisa bertahan demi rumah tangga nya. “Bastian sud

