Chapter 29

1839 Kata

Di depan matanya, semua persiapan sudah selesai. Meja yang akan dia gunakan untuk dinner romantis dengan kekasihnya telah siap dia persiapkan. Lilin romantis di tengah bundaran meja, sudah rapi, dengan beralas taplak merah senada dengan rancangan konsepnya. Nadia, merasa puas. Dia tersenyum dan menatap sekeliling, memperhatikan satu sama lain, berharap benar - benar akan siap. Tak ada kekurangan. Dia melihat jam yang melingkar di tangannya. "Satu jam lagi, Felix akan sampai. Aku harus segera bersiap." Nadia merogoh ponselnya dan lalu menelpon seseorang. Dia meletakan benda pipih itu di telinganya. "Halo? Sudah siap kan Nggit?" Mendengar jawabannya, Nadia puas. Dia tersenyum. "Iya, oke thank you. Gue mau siap - siap, thank you Anggit!!" Nadia menutup ponselnya dan lalu menyimpannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN