Chapter 56

1600 Kata

Giselda menarik Nadia untuk masuk ke dalam toko perhiasan. Nadia yang di tarik, hanya bisa mengikuti kemauan wanita itu dengan senang hati. Masuk ke dalam toko, keduanya di sambut hangat oleh para penjaga toko perhiasan. “Selamat siang, Ibu Giselda.” “Siang Mbak, sudah tau siapa saya kan? Tidak perlu mendapatkan akses untuk mengantri kan?” kata Giselda sambil melirik ke barisan panjang dengan nomor antrian di tangan mereka. Sang pelayan pun tersenyum, “Iya Ibu. Silahkan, lewat kesini.” Giselda pun dan Nadia mengikuti pelayan itu untuk masuk ke dalam dengan akses khusus, tentu saja. Pelayan yang membawa keduanya, mempersilahkan Giselda dan Nadia duduk di kursi sofa bludru dengan meja di depannya. Keduanya pun duduk bersebelahan, sesuai intruksi pelayan. “Tunggu sebentar Ibu Giselda, N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN