Chapter 46

1564 Kata

“Masukan lebih banyak bumbunya Nad.” Nadia mendongak menatap Felix. “Kalau ke asinan bagaimana?” “Ya kamu sesuaikan dengan takaran. Memasak itu menggunakan feeling. Takaran kamu dengan takaran orang lain berdeba. Tidak ada yang sama. Coba kamu belajar.” Nadia lalu menjumut garam, dan memasukan ke dalam adonan. Kali ini, dia akan membuat roti bersama dengan Felix. Rencananya sih untuk mereka bawa ke rumah sakit, di bawakan untuk Giselda menyambut kepulangannya, karena hari ini Giselda pulang setelah berhari – hari di rumah sakit. Setelah memasukan garam yang di rasa cukup, Nadia menghidupkan mixer dan mengadonnya. Felix memperhatikan saja, membiarkan wanita itu belajar untuk membuat sesuatu dengan usaha, meski pria itu sendiri yang membimbingnya. Saat Felix memperhatikan, rambut Nadia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN