Chapter 47

1491 Kata

"Yuhuuuu, Nanad pulangggg!!" Nadia melangkahkan kakinya masuk ke dalam mansion besar, yang sudah lama tak dia kunjungi. Dia melangkahkan masuk menuju ruang tamu dengan riang gembira. "Maah, Pahhh!!" Teriakan Nadia, membuat seorang wanita keluar dengan heran. "Nadia, datang - datang bukannya mengatakan salam, malah berteriak?" Nadia menyengir, "Hehehe, aduh maaf Mah. Habis Nanad datang dengan perasaan yang seneng banget sih." Sandra menaikan alisnya sebelah, "Seneng kenapa?" Nadia mendekat dan memeluk lengan Sandra dengan menyengir. "Emm, itu. Felix ngelamar Nanad Mah." "Oh, jadi ini penyebabnya. Jadi kamu seneng banget karena di lamar Felix?" Nadia mengangguk. Dia sangat bahagia. Bagaimana tidak, penantiannya terbalas juga. Bertahun - tahun, menunggu kata lamaran, membutuhkan sebu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN