Chapter 48

1219 Kata

Begitu sampai di kediaman mansion milik Giselda, Nadia duduk di depan Giselda dengan mimik wajah yang sulit untuk di deskripsikan. Sementara seperti biasanya, Felix hanya diam menatap datar kearah depan, menatap Giselda. Dengan perasaan yang sangat gugup, Nadia menarik senyuman, membuat Giselda ikut tersenyum ketika melihatnya. "Ehem. Senyum - senyum sendiri, diem - diem sendiri. Kalian lagi nge- prank apa gimana?" Nadia langsung menggeleng kepalanya dengan cepat, "Eh, Tante Mamah nggak kok. Nanad nggak nge- prank, sama Felix." "Terus kenapa. Jadi heran saya kalau melihatnya." Nadia menyenggol bahu Felix. Sementara Felix yang di senggol menoleh kearah Nadia. Nadia, pun yang menunggu Felix lama melotot kearahnya agar pria itu menjelaskan kedatangan mereka. "Shss, itu. Cepet. Itu lo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN