Chapter 38

1709 Kata

"Ayo, baris - baris yang rapi!" Nadia yang membawa botol mineral, mendengar teriakan komando dari Anggit, memutar bola matanya jengah. Lalu, dia meminum botol mineralnya. Anggit yang melihat Nadia menyeleweng, lalu berteriak dengan toa. "Woyy! Anak magang, baris! Malah asik minum bae!" Mau tak mau, Nadia menghengikan minumnya dan bergabung ke barisan. Dia baris di belakang Arsa, yang siap dengan gerakan senam yang akan di mulai. Nadia ala kadarnya gerak ke kanan ke kiri, yang penting terlihat gerak saja. Saat senam, dia melihat Gladys di depan sana. Wanita itu berdecih, karena pakaian wanita itu yang mengundang mata kaum Adam menjelajah, berimajinasi kotor. Meski benci dengan sosok Gladys, namun Nadia tak munafik, bahwa meski sudah berkepala tiga, Gladys masih memiliki body yang ng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN