"Terimakasih atas kerja kerasnya. Mari bersulang!" "Cheers!" Semua orang menegak minuman masing - masing. Pekerjaan mereka telah usai, di lakukan dengan semaksimal mungkin. Ini adalah makan malam yang benar - benar meriah, di persembahkan Felix sebagai ucapan terimakasih meski dengan usulan saran Arsa. Pria itu terlalu dingin, tanpa peduli dengan sekitar. Namun, untungnya saran Arsa di terima baik dan segera di lakukan. Semua karyawan pun mendengarnya senang. Mengira apresiasi mereka di balas dengan bersenang - senang, merasa tak sia - sia. Makanan yang Felix sediakan beragam, dan membuat mereka sangat senang sekali. Di ujung, para karyawan menikmati daging yang mereka panggang, dengan sangat bahagia. Nadia pun ikut tertawa bergabung di sana. "Awas gosong, lo kan nggak ahli pangg

