Chapter 31

2612 Kata

Wajah Nadia cemberut di dalam mobil. Felix pun yang melihatnya aneh. "Kamu kenapa? Saya membuat salah lagi?" Nadia menoleh dan kesal. Berakhir memukul pria itu berkali - kali tepat di bahunya. "Ih! Nyebelin... nyebelin... nyebelin..." Felix menghindar dari pukulan Nadia. "Nad, stop... stop... saya sedang menyetir, stop!" Dengan terpaksa, Felix meminggirkan mobilnya terlebih dahulu. Dia menghela napasnya dan menatap kearah Nadia yang merajuk. Pria itu memegang wajah Nadia, dan menghela napasnya. Dia menekan pipi milik Nadia, sehingga bibirnya maju mengecil seperti ikan buntal. "Engh- Fwlik!" kesalnya. Felix malah tertawa melihat wajah menggemaskan kekasihnya. "Lucu banget. Marah terus cepetan tua!" Nadia melepas tangan pria itu, dan mengusap pipinya kesal. "Kan tuh, jadi kerasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN