Satria

813 Kata

Hanin dan Anya berjalan menuju kelas mereka setelah dari kantin untuk membeli teh botol. Upacara tadi benar-benar menghasilkan banyak keringat karena matahari yang menyengat. Sedangkan Anya seolah tak merasakan lelah yang sama seperti Hanin, Anya sangatbersemangat menceritakan betapa indahnya bromo yang minggu lalu lalu cewek itu datangi bersama Regan. Lalu Anya menepuk-nepuk lengan Anya, "Eh, Nin, nin." "Apa sih?" "Anterin gue ke kelas Regan dong. Gue lupa hape gue dibawa dia." Hanin mendelik, "Ogah." "Ih. Ayo dong. Bentaran doang." Ya Allah gue tuh males ketemu Adam, batin Hanin memelas. "Nin. Ayo, ah!" Tangan Anya meraih lengan Hanin, menyeret perempuan itu agar berjalan lebih cepat karena jam pelajaran sebentarar lagi dimulai. Sesampainya di belokan tangga menuju kelas Adam, Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN