• Persiapan demi persiapan untuk acara pernikahan Agnes dan Janaka mulai terlihat di kediaman masing-masing. Semua terasa instan dan ada kesan serba terburu-buru. Setidaknya itulah yang dirasakan beberapa kolega dan kerabat dari kedua pihak hingga spekulasi negatif berkembang. Tanpa ada foto pre wedding dan undangan pun disebar hanya untuk beberapa kerabat terdekat saja. Hal ini pun berimbas pada Camelia. Dia sangat tidak setuju dengan ide dari sang putri. Camelia berpikir bahwa Agnes mengambil keputusan yang salah. Perempuan itu sempat merajuk dengan mengurung diri di kamar. Tak ingin masalah ini berlarut maka Ardan membujuk Agnes dan Janaka untuk mengikuti keinginan Camelia. Padahal Agnes maupun Janaka memiliki rencana tentang pernikahan mereka tanpa campur tangan keluarga. Namun r

