• Begitu masuk ke dalam ruangan isolasi Agnes bisa mendengar teriakan Tatiana yang menjerit memekikkan satu nama, Titania. Bukan berupa pekikan kebencian tapi lolongan nelangsa dari perasaan bersalah. Racauan Tatiana mengundang kepedihan dan tanya bersamaan. Ada apa sebenarnya? Mengapa perempuan itu menjeritkan satu nama, nama adik kembarnya, Titania? Ternyata di sana Camelia dan Ardan sudah menunggu. Mereka berdua sama paniknya dengan Agnes. Apalagi Camelia yang sudah menganggapnya sebagai anak sendiri. "Kenapa Ana manggilin Tita, Mi?" tanya Agnes. Camelia menggeleng,"Mami juga nggak tahu, Nes. Dari tadi dia kayak gitu, sambil mukul-mukul perutnya. Ya Tuhan..." Agnes mengusap lengan Camelia. Cemas dengan keadaan Tatiana, Agnes mendekat ke ruangan Tatiana berada. Mengintip dari ce

