. Ketika tiba di pabrik kayu di Nanjung, benar saja di sana sudah banyak orang, ada beberapa wartawan, polisi dan ternyata ada Max juga. Lelaki yang terpaut 5 tahun lebih tua dari Janaka itu menghampirinya begitu tahu temannya hadir. "Gimana?" tanya Janaka. "Akan alot urusannya. Apalagi ... Kamu liat polisi yang nggak berseragam itu? Urusan sama dia, babak belur." Kata Max setengah berbisik. "Si Koko-nya kena cekal juga?" tanyanya lagi. "Lagi dimintai keterangan. Aku lagi usahain beberapa kayumu agar lolos dari sana. Lagian, kamu bukan pengusaha besar, sepertinya it's fine." Lalu Max kembali, ikut bernegosiasi dengan yang lainnya. Agnes melihat kesana-kemari sambil melipat tangannya. Ada beberapa tempat yang diberi pita pembatas atau police line. Dua petugas di sana tampak mempe

