. Tiba-tiba Agnes punya ide, malam ini ia tak mau galau sendirian. Memandangi makanan yang baru dikirim Bang Ojol. Ia meraih ponselnya, sebelumnya ia menata makanan yang ia pesan tadi di atas karpet kamarnya. Dia malas harus berdebat dengan papinya barusan di bawah. Akhirnya hanya membawa pesanan makanannya saja tanpa mempedulikan Ardan dan Camelia yang menatapnya tak mengerti. Setelah ditata sedemikian rupa, Agnes memotretnya lalu memostingnya di laman statusnya dan mengirimnya juga ke Janaka. Tak lupa ia menulis kalau ia akan makan sampai mati. Agnes tertawa kecil. Pesan pun terkirim! O-o... Langsung ia mendapat panggilan video call dari Janaka. Janaka langsung mencecarnya, mengancamnya, begitu panggilan lelaki itu tersambung. Agnes tertawa terpingkal, bukan mentertawakan Jan

