13. Kamu Punya Nyali?

1202 Kata

. "Coba kalo waktu itu kita main dulu di Way Kambas, kita bisa langsung nyeberang ke Kalimantan... Ketemu Bang Otan,""  Uraian sesal dari bibir tipis itu membuat Naka greget setengah mati. Inginnya ia gigit bibir itu agar diam dan bisanya hanya bersungut-sungut penuh penyesalan. Pasalnya Agnes tiba-tiba tergugah melihat atraksi gajah.  "Ya kita ke Thailand aja," seloroh Janaka. Agnes langsung memutar lehernya ke arah Janaka,"Ke Thailand ndasmu!" "Loh? Kenapa? Kita tinggal pergi kan?" Janaka beringsut mendekat. Agnes menggeleng,"Aku mau jual mobil." "Maksudnya?" "Ya jual mobil," Agnes mengikat rambutnya.  "Maksudnya buat apa?" Janaka harus ekstra sabar rupanya. "Mami nggak isiin ATM-ku, so..." "Habis?" "Ya nggak habis juga, buat bekal." "Bekal ke mana? Kan bisa pake uangku," ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN