. Agnes terperangah saat mendapati pesan dari Janaka. Ahh iya, ia lupa kembali memblokirnya waktu itu. Katakanlah ia sering merasa rindu. Rindu sendiri. Makanya ia membuka blokiran, bukan berharap Janaka mengirim pesan padanya, atau menelponnya atau video call seperti biasanya. Agnes hanya ingin mengenang. Itu saja. Selagi bisa dan selagi mampu. Tangannya terulur membaca pesan tersebut. Dilihatnya Janaka masih online. Berarti dia tahu pesannya sudah terbaca. JNK |Kamu beneran mau pergi ke luar negeri? Ke mana? Kenapa? Me |Yup! Me | Jepang Me |Kerja JNK |Kamu tahu Beta, anjingku? Me | Gak JNK |Kamu temen Indy, berarti pernah ke rumahku? Agnes diam, jadi Janaka menganggapnya teman adiknya? Me |Walau aku temen Indy, gak ada alasan aku harus ke rumahmu Me | Sori, aku s

