Hasya melambaikan tangannya saat ia sudah memasuki mobil jemputannya. Gadis itu dijemput oleh sang Ayah saat ini. "Dadah, Hayi, Prita," pamit Hasya kepada dua temannya yang berdiri di depaj gerbang sekolah. "Kamu pulang jalan kaki ya?" tanya Prita setelah mobil yang ditumpangi Hasya pergi. Hayissa mengangguk, "Iya, jalan kaki." "Jauh gak sih tempat tinggal kamu itu?" "Ehm.. sepuluh menit kalau jalan kaki, mungkin kalau naik kendaraan bisa lebih cepat dari itu." "Gak capek?" Hayissa menggeleng, "Udah biasa kok. Kamu kenapa pilih tinggal di asrama? Padahal banyak siswa sama siswi dari kota yang pulang pergi." "Aku disuruh Bunda, gara-gara aku sama Juan juga sih bikin masalah. Akhirnya Bunda udah angkat tangan sama kita," jelas Prita. "Kamu emang ngapain?" tanya Hayissa penasaran. "

